• Feed RSS

Pages

Mungkin gak ada satupun diet yang paling keren selain ‘diet’ yang dialami handphone. Hah? Kok bisa? Jika kalian pikir model-model di iklan obat pelangsing tubuh adalah diet yang paling hebat, kalian salah. Sebenarnya handphone, gadget yang terdekat dengan kita, justru telah mengalami diet panjang yang membuat ia kini tampil begitu apik dan ciamik. Dan menariknya lagi, sesorang dari Rusia, menampilkannya dalam bentuk boneka. Gak percaya? Yuk simak evolusi handphone yang unik berikut..

Dari sebesar telepon umum, hingga se-langsing iPhone
Orang-orang mungkin malas membaca cerita panjang tentang evolusi handphone dalam bentuk narasi. Tapi, abang Kyle Bean dari Rusia gak kehabisan ide. Justru evolusi handphone jadi inspirasi ia membuat boneka yang cukup unik. Yap! Boneka handphone.

Produk yang bernama Mobile Phone Matryoshka Dolls ini, adalah satu set boneka yang bisa disusun sedemikian rupa, hingga menjadi satu. Terlihat, boneka ini menampilkan sejarah penyusutan bodi handphone menjadi sekecil iPhone. Hmmm.. sexy

Ide Unik Untuk Kado
Boneka ini bisa jadi alternatif bungkus kado yang menarik. Misalnya boneka iPhone-nya diganti sama yang asli. Wah. Pasti seru. Ato mungkin Telkomsel bisa memberikan hadiah Telkomsel Campus Blog Competition-nya dengan cara ini. Oke gak?

Epilog
Dasar manusia. Adaaaa aja idenya. Well, kapan ya boneka kayak begini dijual di Indonesia? Pengen beli nih… Siapa yang tertarik juga? Ayo absen!
Happy birthday to you!! Eh, siapa sih yang ulang tahun mond? Well, gak banyak yang tahu, kalo yang ultah kali ini sebenernya sesuatu yang sangat penting. Padahal ‘dia’ telah menemani kita selama 40 tahun lamanya. Hmmm… Penasaran gak siapa yang ulang tahun? Siapin dulu kadonya, baru lanjut baca.. let’s go!

Sebut Dia Internet
Yap! Jika tebakan kalian Internet, kalian benar! Internet yang kita cintai bersama ini, kini telah berusia 40 tahun. Hmmm.. Tua juga ya? Dan kita patut berterima kasih kepada bapak-bapak di Arpanet, yang mungkin gak akan pernah mengira temuannya bisa se-fenomenal ini.

Jika saat ini log file sudah sangat canggih dengan format .txt, jaman dahulu log file cuma berupa coretan di atas kertas!

Internet, How Are You?
Internet yang lahir tahun 1969, sudah mengalami banyak suka duka. Ya. Mungkin kita sudah banyak tahu, kalo awalnya internet diciptakan untuk keperluan militer. Lalu 23 tahun kemudian, internet beranjak dewasa, alias ke tahap komersialisasi. Pada tahun 1992, situs komersial mulai bermunculan. Dan di tahun 1999, kemunculan Napster, menjadi roh kemunculan situs penyedia layanan download MP3. Kini, bisa dilihat perkembangannya seperti apa. Hehehe..

Tua-Tua Keladi
Jika manusia ketika umurnya bertambah, ia semakin lemah, lain cerita dengan internet. Malah di usianya yang ke 40 tahun ini, internet semakin menjadi-jadi! Hayo, siapa yang tahan puasa ngenet satu tahun? Hehehe.. dasar internet! Tua-tua keladi!

Epilog
Internet telah menjadi sahabat kita sejak lama. Sungguh ironis jika kita tidak member penghargaan kepadanya. So, kalian uda siapin kado apa nih buat internet? Hehehe
NB : dukung Notepad dalam Telkomsel Campus Blog Competition!
Ketik "BLOG [spasi] 107" kirim ke 9937 (khusus pengguna Telkomsel)

Wah. Gak terasa sebentar lagi pergantian tahun. Dari 2009, ke tahunnya piala dunia, 2010. Ada segudang ekspektasi yang dimiliki setiap orang tahun depan. Di bidang teknologi sendiri, masyarakat udah nunggu beberapa perkembangan. Tidak dapat dipungkiri, derasnya arus perkembangan teknologi yang dimulai dari penemuan transistor ini, sangat mengesankan. Lalu apa saja teknologi yang dinanti pada tahun 2010 nanti?

Teknologi 3D dan HD
Dalam tahun 2010, diperkirakan teknologi 3D dan High Definition (HD) berkembang semakin pesat. Well, kita mungkin bakal terbiasa menemukan televisi-televisi dengan ukuran layar yang super gede. Teknologi ini juga dipengaruhi oleh semakin banyaknya gadget yang mengadopsi teknologi HD. Apaan tuh HD? Secara garis besarnya, HD itu perkembangan resolusi yang semakin tinggi. Intinya layar-layar LCD semakin mampu menampilkan resolusi gambar yang besar. So, seandainya foto close up muka kita ditampilin, bisa menutup luas satu pintu kamar, bahkan lebih! Lebih lengkapnya, cek aja disini.



Apple Tablet
Eits, jangan salah sangka dulu. Tablet disini bukan berarti obat lho! Apple sepertinya belum terjun ke industri farmasi. Hehe. Tablet disini merupakan komputer mini berbasis touchscreen. Ini merupakan salah satu produk yang ditunggu-tunggu dunia, khususnya penggemar Apple. Konsepnya dikembangkan berorientasi dari iPhone. Yang masih menjadi teka-teki adalah, Operating System (OS) apa yang bakal dibenamkan dalam produk wah satu ini. Tentunya menarik untuk disimak.
Apple Tablet

Google Chrome OS
Google lagi-lagi menunjukkan taringnya dengan berkecimpung dalam dunia OS. Kabar kehadiran OS satu ini, memang sudah menjadi buah bibir dikalangan masyarakat. Well, kita tunggu saja kelanjutannya. Apakah google mampu meraih kesuksesan yang sama seperti di ranah web?
Tampilan Google OS

iPhone 4th Generation?
Yap! Lagi-lagi iPhone. iPhone sekarang semakin membuat konsumen penasaran. Berita bakal dirilisnya generasi iPhone terbaru ini, patut menjadi perhatian. Gak tanggung-tanggung, kamera depan, carrier switch, dan dukungan flash menjadi daya tariknya. Yang menjadi pertanyaan, apakah Telkomsel bakal bersedia kembali sebagai operator satu-satunya yang mendatangkan iPhone generasi ini? Seperti yang produk Telkomsel iPhone 3G yang sudah diluncurkan di pasar? Kita tunggu saja..

Epilog
Well, tahun 2010 memang menjadi tahun inovasi beberapa produk yang menarik. Dan kita sebagai konsumen, semakin dimanjakan teknologi-teknologi ini. Hehe.. So, apa yang kalian tunggu di 2010?
Refrensi : Majalah TIME
Berbicara tentang inovasi di 2009 memang tidak mudah. Banyak sekali perkembangan khususnya di bidang teknologi komunikasi. Saat informasi mulai secara perlahan menjadi kebutuhan primer, inovasi sudah sepatutnya dijalankan. Kali ini saya mau membahas tentang gadget yang paling sukses di tahun 2009. Hmm.. Kira-kira apa ya?

Fenomena
Tahun 2009 merupakan tahun yang cukup fenomenal. Di tahun ini terjadi pergeseran "minat" masyarakat terhadap gadget, atau handphone khususnya. Jika sebelumnya konsumen terpaku kepada kekuatan fitur saja, kini inovasi-inovasi seperti touchscreen, integrated GPS, qwerty, dan sebagainya mulai diminati. Well, teknologinya memang tidak baru. Tapi penerapan di handphone yang terbilang baru.

Sebut Dia iPhone
Yap! Dialah maskot yang selalu ditunggu-tunggu dunia. Saya masih ingat ketika pertama kali melihat prototype-nya di internet. Handphone ini langsung menjadi incaran masyarakat dunia, tak terkeculai Indonesia. Bahkan iPhone kini menjadi handphone nomer wahid di Jepang! Dan melalui blog ini, saya nobatkan iPhone sebagai best innovation in 2009! Mengapa?
Tidak perlu mendayu-dayu. Kita obyektif saja. Dalam menilai produk, peran perusahaan memang vital. Kesuksesan iPhone tidak lepas dari keberhasilan Apple membaca pasar. Cukup menarik hal yang dilakukan Apple. Di saat perusahaan lain berjuang untuk mendesain produk semenarik mungkin, Apple "hanya" melakukan penyederhanaan desain. Coba saja lihat bagaimana simple dan elegannya desain iPhone. Apple memang tidak pernah kehabisan inovasi desain produknya. Kini perusahaan lain justru berkiblat pada konsep Apple di iPhone-nya berupa simple gadget with full touchscreen LCD.

Boomingnya Di Indonesia
Meskipun iPhone merupakan produk handphone pertama Apple, namun itu tidak menyurutkan minat masyarakat dunia ke produk ini. Saya masih ingat ketika Telkomsel menjadi operator pertama yang mem-bundling iPhone dalam paket Telkomsel iPhone 3G. Masyakat Indonesia langsung antri untuk mendapatkannya. Sayang.. saya tidak termasuk di antaranya. Hehehe..

Pertama Kali Pegang iPhone
Jujur. Pertama kali pegang iPhone, rasanya tu saya gaptek banget! Tampilan iPhone memang top! Saya sempat kagok menggunakannya (baca : kampungan). Sejak itu saya sadar, iPhone memang pantas jadi primadona. Hehe..

Epilog
Mungkin di postingan selanjutnya kita akan bahas mengenai Apple. Andai Steve Jobs liat blog ini ya.. bakalan bangga gak ya dia gara-gara iPhone-nya dapet gelar dari saya? (menghayal)
Well, that's all guys! Menurut kalian gimana iPhone? Ayo komen!
Alright guys! Setelah mengikuti lomba blog PBC sebelumnya, kini Notepad mencoba peruntungan di Telkomsel Campus Blog Competition! Sebenernya saya sudah tau tentang kompetisi hampir sebulan yang lalu. Tapi baru kesampaian ikut sekarang. Hehehe. Well, bagi kalian mahasiswa aktif yang berasal dari universitas di area GERMAKERTASUSILA (Gresik, Madura, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan), yuk ikutan!

Overview
Kompetisi ini, terbilang cukup menarik. Mengapa? Karena tema yang diangkat sangat menarik, yakni tentang inovasi dalam bidang teknologi komunikasi. Bidang teknologi memang suatu topik yang gak akan habis dibahas. Selalu saja ada yang baru yang selalu membuat kita kita terkesan. Just imagine, hanya perlu dua dekade untuk membuat revolusi handphone dari yang berlayar monokrom dua garis, hingga jamannya touchscreen dan iPhone!

Mau Ikutan?
Simple aja. Sebelumnya kalian harus tergabung dalam TELKOMSEL MOBILE CAMPUS. Caranya?

Syarat lainnya, kalian harus jadi mahasiswa aktif yang berasal dari universitas di area GERMAKERTASUSILA (Gresik, Madura, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan), seperti dijelasin di awal. Untuk lebih jelasnya, langsung aja ke TKP ya!

Tentang Telkomsel Mobile Campus
Nah, salah satu syarat diatas memang mewajibkan kita ikutan Telkomsel Mobile Campus ini. So, apaan tu ya? Telkomsel Mobile Campus merupakan program kerjasama terpadu antara Telkomsel dan institusi Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk memberikan solusi komunikasi mobile terintegrasi sehingga baik mahasiswa maupun institusi Perguruan Tinggi dapat menikmati berbagai kemudahan berkomunikasi yang dapat mendukung kegiatan belajar mengajar dan mobile social networking.

Jadi serasa bawa kampus kemana aja deh!

Epilog
Well, dukung saya ya teman-teman buat ikutan kompetisi ini lagi! Caranya gampang!
Ketik "BLOG [spasi] 107" kirim ke 9937 (khusus pengguna Telkomsel)
Ini adalah postingan ucapan terima kasih yang kedua setelah yang ini. Well, buat yang rajin buka blog ini (emang ada???), mungkin uda tau kalo saya kemarin ikutan Physics Blog Competition 2009 yang diadain sama Himasika ITS. Dan syukur alhamdulillah, blog sederhana ini mendapat juara pertama! Duh.. Gak nyangka deh! Hehehe. Therefore, i'd like to say thanks to..

1. Himasika ITS
Thanks uda nyelenggarain acara ini. Well, pertama kali saya liat info lomba ini di mading kuning HMTI, saya langsung tertarik buat ikut. Soalnya temanya lumayan dan ketentuannya gak terlalu memberatkan. Meskipun pengumumannya sempat diundur, tapi overall penyelenggaraannya udah cukup kok. Terima kasih!! Semoga proker kayak gini tetap rutin dilaksanakan oleh Himpunan.

2. My Lala
Dia juga sempet jadi komentator setia (baca : efek pemaksaan) di postingan beruntung saya. Dan dia selalu nyemangatin saya ketika semangat saya lagi down. Huffftt.. Thanks fishy..

3. Caca dan Anak-anak SPC
Caca itu temen saya dari TK sampe sekarang di Perguruan Tinggi. Entah dia yang selalu ikutin saya (baca : follower, fans) ato cuma kebetulan. Dia sempet saya mintain tolong buat meramaikan blog ini (walaupun gak rame-rame amat). Oya, SPC itu perkumpulan anak-anak Mataram yang nge-kost di suatu kawasan bernama Sutorejo di Surabaya. Jangan tanya soal perkumpulan itu.. Rada gak jelas..

4. Arek-arek Teknik Industri 2009
Teman-teman seperjuangan yang selalu bisa dijadikan batu sandungan bantal tempat bersandar. Saya sempet juga minta dukungan SMS ke NRP 65 dan 78. Alhamdulillah kita bisa meng-ungu-kan birunya ITS!

5. My Sister
Kontribusinya dalam menjaga kesehatan saya (baca : memberi makan), turut diancungi jempol. Sayangnya, ketika ia tau saya menang, dia langsung minta persenan! Dasar Matre!!

6. Temen-temen Blogger
Last but not least, yang uda ngomen di setiap postingan saya!

Behind The Scene
Banyak suka duka yang saya alami saat ikutan lomba ini. Sukanya ya ketika saya bisa aktif nge-blog lagi, dan punya teman-teman baru. Dukanya, saat saya musti muter-muter otak buat bikin postingan yang pas! Bahkan 15 menit sebelum mata kuliah Fisdas I, saya sempet-sempetin buat bikin draft di HP. Sampai-sampai saya dikirain nulis SMS!
Momond : (sibuk mijit-mijit HP)
TemenSalahSangka : (sok nimbrung) "SMSaaaaaaaan ae..."
Momond : (dengan tatapan sinis) "Yang SMSan sapaaaa??"
TemenSalahSangka : "lho trus ngapain?"
Momond : "ini buat postingan blog"
TemenSalahSangka : "....oooo.." (langsung kurang tertarik)
Momond : (tetep mijit-mijit HP)
Epilog
Well, secara garis besar postingan ini sebagai apresiasi saya kepada orang-orang yang telah berjasa di PBC 2009! Hountou ni arigatou!!
12
Supaya gak ambigu, pertama-tama mari kita samakan persepsi bahwa menguap yang kita bahas disini bukan perubahan wujud zat cair menjadi gas, tapi menguap disini gak lain adalah nguap karena ngantuk. Kegiatan yang dalam bahasa jawa inggrisnya "yawn" ini, emang unik banget. Ada satu mitos dan fenomena terjadi di masyarakat, bahwa menguap itu menular. Jujur, dulu saya sempat curious banget sama hal ini. Karena hampir setiap saya ato temen saya nguap, pasti orang lain ikut nguap. Hmm.. sebenernya bener gak sih itu menular? Lest's find out!

Mengapa Menguap?
Jelas manusia gak akan berubah wujud menjadi gas. Sebenarnya, belum ada penjelasan pasti mengapa kita menguap. Ada yang bilang kalo menguap adalah reaksi tubuh terhadap rasa bosan. Tapi, penjelasan masuk akal saat ini adalah karena tubuh kita kekurangan oksigen. Di dalam paru-paru ada organ yang bernama alveoli, atau kantung udara. Alveoli ini berfungsi untuk mengalirkan oksigen ke dalam darah dan menyedot karbondioksida untuk kemudian dikeluarkan. Jika alveoli tidak mendapatkan udara segar, dia akan kempis dan paru-paru agak mengeras. Otak kemudian segera bereaksi untuk memerintahkan mulut menguap dan menarik udara (oksigen).

Apa Bener Menular?
Well, fakta yang mengejutkan adalah, menguap memang 'menular'. Tapi yang jelas, beda kayak menularnya penyakit. Terus kenapa bisa menular ya?

Saraf
Dari buku Murphy's Laws yang saya baca, ternyata penyebab menguap itu menular karena saraf kita yang disebut saraf cermin. Apaan tuh? Saraf cermin atau bekennya 'meme', adalah salah satu bagian dari DNA kita. Meme membuat kita cenderung untuk meng-copy perilaku orang lain. Jadi, itulah penyebab terjadinya menguap yang menular.

Fakta-fakta Tentang Meme dan Menguap
1. Janin juga menguap lho!
2. 9 dari 10 mahasiswa ITS, menguap saat mata kuliah kalkulus.
3. Meme juga terjadi pada gaya berpakaian. Yang membuat kita meniru-niru gaya berpakaian orang lain. (hayo? pernah ngalamin gak?)
4. Gerakan menguap dapat menyebabkan awet muda, karena peregangan otot muka.
5. Fakta nomer 2 itu ngasal.
Epilog
Menguap itu memang menjadi bagian yang gak bisa dipisahkan dari hidup kita. Namun, kita juga perlu menjaga mulut. Meskipun membuat awet muda, etikanya tetap dijaga ya? Hmm.. Ngomong-ngomong, ngetik postingan ini aja, saya uda lebih dari 10 kali nguap nih. Kalian berapa? Hehe..
Sumber : Buku Murphy's Law, Chem-is-try.org
12
Sebenarnya judul postingan ini sama sekali gak ada hubungannya sama makanan atau tugas untuk buat makanan. Pie yang disini gak lain adalah Pengantar Ilmu Ekonomi. Jadi, mohon maaf banget yang uda ngarep postingan ini tentang makanan. Hehehe. Well, tugas kali ini emang rada ribet. Meskipun tugas ini dikerjain berkelompok, dan ajaibnya saya masuk di kelompok super-star (baca : kelompok tempat saya bisa nganggur), ternyata dalam waktu 6 jam lebih belum selesai juga.. hmmmm... kenapa ya?


Ekonomi oh.. Ekonomi
Entah kenapa, semenjak DNA saya mulai terbentuk, ketertarikan saya sama dunia ekonomi gak lebih banyak dari ketertarikan saya nonton infotainment. FYI, saya anak IPA (ciee... bangga lah ya..). Jadi, mungkin itu penyebab sulitnya saya bersahabat dengan pelajaran ini. Well, kata orang sih belajar ekonomi itu gampang. Soalnya ekonomi itu berkaitan langsung sama keseharian kita. Saya juga pernah curhat sama ortu soal kesulitan saya di bidang ini. Tapi hasilnya gak lebih baik dari kekalahan MU 0-3 dari Fulham.
"Ah masa ekonomi susah? Itu kan pelajaran gampang!"

Saat itu juga muka saya jadi kecut.

Tugas itu.. Oh No!
Back to the topic, tugas PIE kali ini membahas tentang inflasi di Jawa Timur dan pengaruhnya ke sektor pertanian. Dan kelompok saya diisi sama Danang (professor kelas dari Nganjuk), Rofiq (blogger asal Bojonegoro), Rizal (futsaler kiriman dari Tulungagung), Odi (pesilat dari.... Jogjaaaaa!), Bazuni (playboy tulen dari Mataram), Ican (putra daerah dari Surabaya), dan Dhara (cewek kesasar dari Gresik). Namun sayang, dengan alasan keterbatasan data (baca : ngeles), kelompok kami mengakhiri 2 pertemuan berharganya dengan menyisakan 1 BAB lagi untuk diselesaikan.

Kerja Kelompok Itu..
Jangan bayangkan kerja kelompok kami seperti yang ada di tayangan edukasi TVRI, ato buku-buku PPKN di SD.
Faktanya, kerja kelompok itu selalu diisi sama hal-hal berikut :
1. Ngaret. Adaaaaa aja anggota yang kayak gini.. Huffftt.. #soksuci #sebenarnyatersinggung
2. Hujan. yup! Ini kendala emang gak dibuat-buat lho! Surabaya lagi musim ujan.
3. Main game. Gila aja! Bukannya buka word trus garap, eh malah main game!
4. Tidur. Ni yang paling parah. Kejadiannya di pertemuan kedua Sabtu, 19 Desember 2009 di rumah saya.
Game Itu..

Plant VS. Zombie!! Yup. Itu game yang buat anak-anak pada males! Ck ck ck. Heran deh? Uda kuliah masih aja ngurusin game!?
#menyinggungdirisendiri. Eh, tapi game-nya emang asyik kok. Saya bentar lagi namatin mode survival-nya. #curhat
Buat yang penasaran, cari aja ni game di internet ya. Buatan Pop Cap kok, alias sama kayak yang buat Insaniaquarium.
Recommended by myself!

Epilog
Yah... Begitulah sekelumit cerita sekelompok mahasiswa yang "maunya" nyelesain tugas tepat waktu, tapi "nyatanya" selalu ngaret.
Haha. Ahh.. Tugas.. Gak selamanya tugas itu kita selesaikan terlalu serius. Yang terpenting bagaimana kita menikmati momen-momen saat kita ngerjainnya bareng.
Hidup ini akan serasa indah bagi mereka yang menikmati setiap perjalanan hidupnya.

Ayo share pengalaman ngerjain tugas bareng kalian disini! Ngalamin yang sama gak? :D
NB : Hari ini tepat 8 bulanan saya dan pacar saya bersama.. #curhat
8
(Ini adalah salah satu postingan awal blog yang terpendam lama.. hehe) Partner terbesar dalam hidup manusia itu sebenernya otak. Bayangin aja hidup tanpa organ yg satu ini. Tapi kadang-kadang, kita sering lho ditipu oleh otak kita sendiri. Berikut ada beberapa kasus yang mungkin kita pernah ngalamin beserta penjelasan sekedarnya...

Ketika Anda mencari sesuatu, Anda berulangkali mencarinya di tempat yang sama.

Mungkin agak konyol memang. Padahal kita yakin benda itu tidak ada disana pada awalnya. Kadang, kita baru menemukannya setelah pencarian keduapuluh.

Ketika mencari benda itu, kita melihatnya dengan melewatkan ingatan dalam korteks,dan langsung menuju citra yg sedang kita cari. Apabila anda sedang terburu-buru, Anda cenderung hanya terfokus pada citra benda itu saja (misalnya sampul depan) dengan tujuan mempercepat pencarian. Jadi, besar kemungkinan Anda akan melewatkannya begitu saja ketika benda tersebut dalam keadaan terbalik (berbeda dengan citra dalam otak).

Kita ingat wajahnya, tetapi lupa namanya

Nama tidak pernah tersimpan dalam otak sebaik kita menyimpan citra wajah. Malah, bagian penyimpanan citra lebih reaktif sehingga kita kadang melihat wajah pada awan atau kulit kayu. Nama tidak seberuntung wajah. Bahasa adalah sebuah kecerdasan modern, baru ditemukan sekitar 100.000 tahun yang lalu.

Dejavu selalu terjadi berulang-ulang

Ketika mengalami suatu peristiwa, otak kita akan memberi label waktu, seperti ’sekarang...’ , ’kemarin....’ , ’sesaat yg lalu...’. Proses ini dilakukan di amygdala Dejavu terjadi akibat otak gagal memberi label tersebut, yang malah diproses di otak kiri (parahippocampal cortex), alhasil otak akan ’maksa’ dikit (dan sedikit brute force) untuk mengaitkan peristiwa ini pada peristiwa yg kita alami di masa lalu (kita akan merasa pernah melakukannya). Jadi, disini otak kita ’ngeles’.

Semuanya kacau ketika orang lain menonton kita. (Gugup)

Pada saat melakukan sesuatu, setiap bagian otak kita memiliki tugas masing-masing. Dan semuanya memiliki keterkaitan terkoordinasi disana. Masalahnya muncul ketika orang lain menonton kita. Pikiran kita akan terbebani dengan pikiran baru seperti ”apakah bajuku sudah rapi?”, ”nafas sy gk bau kah?”, ”bakalan dipuji gk yah?”. Pikiran tersebut merusak koordinasi otak, dan mengacaukan segala latihan yg telah kita lakukan. Makanya banyak yg menyarankan, untuk latihan dengan teman2 dan banyak orang terlebih dahulu, supaya otak kita terbiasa.

Mengapa kita mabuk dalam perjalanan?

Hal ini terjadi karena perbedaan ’laporan’ dari dua atau lebih indera kita. Ketika mabuk darat misalnya, mata kita melaporkan ke otak bahwa kita tidak bergerak, tetapi telinga melaporkan sebaliknya. ’Laporan’ yg berbeda itu membuat otak kita pusing. Pusing = Mabuk

Kita hanya menggunakan 10% potensi otak kita

Well, sebenarnya tidak. Tergantung darimana kita melihat. Seluruh bagian otak, sebenarnya, sudah kita gunakan, yg 90% bukannya tidak aktif. Dan tentu saja, dalam mengerjakan suatu perintah, otak tidak mengerahkan 100% kemampuannya. Karena apabila begitu, maka koordinasi kita terhadap organ tubuh lain akan terabaikan, dan mengakibatkan stroke. Itu mungkin alasan mereka mengatakan demikian.

Epilog
Artikel ini juga pernah saya angkat di kaskus : klik disini
Sumber : Buku Murphy’s Law dan Mitos-mitos Besar Yang Keliru
12
Belakangan ini saya ngerasa dunia berkonspirasi untuk membuat saya gila. Bayangin aja tugas-tugas yang nyerang dengan combo tanpa rehat. Padahal masalah sendiri aja uda cukup pusing buat diselesaikan. Kalo dibandingin sama taun lalu, which mean saya harus ngadepin UN, gak sebanding deh stresnya sama sekarang. Mending UN aja sekali lagi. Hehe.. Emang sesulit apa sih mond?

Pengkaderan
Ini basic dari semua kesibukan di kampus. Lho? Aneh bukan? Seharusnya kita sibuk sama akademik, tapi malah ngurusin pengkaderan. Well, the answer is, kita tu butuh ditempa dulu. Karena, kehidupan kuliah sangatlah beda sama SMA. So, buat yang masih SMA, siap-siap aja deh. Setelah ditempa, nantinya kita diharapkan tahan banting ngadepin semester atas.
"Semester satu tu gak ada apa-apanya, ntar semester tiga sama lima, kalian bakal jauh lebih sibuk dari ini" (Senior saya - Plasa TI).

Akademik
Nah ini dia yang bikin badan makin kurus, sakit-sakitan, meriang, pusing, gangguan kehamilan dan janin (halah). Well, yang bikin stres sekarang gak lain tugas-tugas besar! Biasa disebut "Tubes" (baca : pipa-pipa). Tugasnya sih 'agak' wajar, yang gak wajar tu waktunya. Measkipun kita sama-sama dapet 24 jam untuk hidup dalam sehari, tapi menurut saya mahasiswa itu kegiatannya 25 jam sehari! Defisit!

Malas
Gak banyak deskripsi disini. Saya rasa semua orang pasti pernah (baca : doyan) malas-malasan. Hahaha. Ini resistor paling kuat dalam keseharian.

Jangan Ngeluh
Tapi betapapun saya berargumen seperti di atas, orang-orang di sekitar saya pasti bisa menepis hal itu. Ya. Jangan banyak ngeluh. Jujur, saya pernah takjub denger cerita senior saya perempuan yang rajinnya jelas 100000X dari saya. Dia ikut 4 organisasi, ke kampus cuma pake sepeda, catatan lengkap, dan IP cum laude (>3.5). Jyaaaa... Tersindir abis deh waktu dengerinnya.

Epilog
Simple aja, kalo kalian ngerasa terbebani dengan masalah saat ini, kalian salah. Kita pasti mampu ngadepinnya. Ayo semangat! Ada hari esok dan kita buka semangat baru! (idih.. kayak iklan..). Eniwei, kalian sibuk apa?
NB : Saya beli modem sm*rt, tapi kok lelet ya?
8
Siapa di sini yang kesel sama dengkuran? Atau punya sodara yang mendengkur udah mirip alarm? Kalian heran gak, kenapa dengkuran itu membangunkan kalian sedangkan mereka sendiri nggak? Hmm.. Aneh ya...

Dengkuran a.k.a Snore
Katanya abang Wikipedia, "Snoring is the vibration of respiratory structures and the resulting sound, due to obstructed air movement during breathing while sleeping". Artinya? Cari tau sendiri lah.. Jangan manja.. :D

Why?
To the point aja. Meskipun dengkuran itu bisa sampai sebesar 100 dB (desibel), yang setara dengan alarm kebakaran, namun kemampuan tubuh kita untuk tidur dalam stage tertentu membuat kita dapat bertahan. Jadi, mereka yang mendengkur itu, telah terjebak dalam tidur yang rileks banget (slow-wave).

But?
Selama kira-kira 80% dari tidur mereka yang tidak dalam 'mode' itu, dengkuran mereka itu justru jadi bumerang. Sebenarnya mereka bangun ratusan kali. Hanya saja, dengkuran itu seringkali hanya membangunkan mereka untuk beberapa detik saja, sehingga mereka tidak ingat di pagi harinya.

Epilog
Jadi, jangan salahkan para pendengkur itu. Mereka tidak egois. Kalo kalian gak suka? SIRAM AJA MEREKA!! (hehehe...)
So, ada yang punya pengalaman sama mendengkur?

Sumber : PopScience
Setiap individu manusia yang masih bernyawa, pastinya memiliki impian dan harapan. Seorang bijak pernah berkata, "manusia itu hidup karena impiannya". Di sini penulis ingin mengutarakan impian dan harapan khususnya mengenai blog dan dunia blogging.

Saya Memulainya Dengan Semangat
Tepatnya dengan semangat berbagi. Motivasi saya untuk membuat blog ini salah satunya ingin berbagi. Saya yakin, dengan blog kita bisa berbagi kepada seluruh dunia tanpa ada batas ruang dan waktu. Kecintaan saya akan fakta dan informasi, membuat saya ingin orang-orang di sekitar saya tahu dan wawasan mereka meningkat.

Motivasi Yang Sempat Turun
Saya akui, untuk bertahan merawat blog tidak mudah. Apalagi di tengah kondisi dunia blogging yang kadang naik turun. Sekarang saja, saya sudah jarang mendapatkan update dari teman-teman blog yang biasa menceritakan sisi dunia dengan cara mereka masing-masing. Kesibukan kadang membuat seseorang vakum lama dari blog mereka.

Blogger, Keragaman Yang Menyatukan
Setiap blogger memiliki pandangannya masing-masing. Dan membangun blog dengan desain yang mereka kehendaki. Ini menjadi bagian dari kreatifitas yang komplit dalam satu bentuk media. Dengan begitu, masyarakat dapat melihat masalah dari beragam sudut pandang. Namun tetap dengan identitas yang sama, yakni blogger.

Harapan
Saya tidak ingin dunia blog di sekitar saya mati suri. Untuk itu saya tekankan sekali lagi perlunya apresiasi kepada blogger. Bisa dalam bentuk lomba atau penghargaan. Blogger juga memainkan peran penting di dunia maya. Tak jarang blogger menjadi bagian yang turut serta dalam pembahasan dan menjadi opini publik yang kuat. Blogger harus dipertahankan.

Epilog
Akhir kata, penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada blogger Indonesia semua dan pihak-pihak yang telah memberi apresiasi lebih kepada blog. Khususnya kepada HIMASIKA ITS dengan acara Physics Blog Competition 2009. Semoga impian dan harapan saya di atas dapat terwujud. Dan mari kita wujudkan blog sebagai media jurnalistik yang independen.
NB : Doakan yang terbaik untuk saya dalam kompetisi ini. Terima Kasih atas atensi da kunjungannya ke blog ini.
Dunia fotografi dengan jurnalistik memang bagai dua sisi koin yang tak dapat dipisahkan. Makna dari foto itu sendiri sangat besar. Sebuah foto mampu bercerita sama banyaknya dengan 4 paragraf narasi. Sebuah foto mampu menghadirkan emosi langsung kepada pembaca. Oleh karena itu, kehadiran foto kadang menjadi hal yang krusial. Sekarang, mari kita bermain imajinasi dengan beberapa foto jurnalistik terbaik dunia. Check this one out!

Menggapai Impian

Apa yang kalian bisa simpulkan dari gambar di atas? Jika kita menggunakan kata-kata, mungkin emosi pembaca akan berbeda. bayangkan jika beritanya :
Afrika- Seekor monyet yang kelaparan akibat kekeringan yang semakin parah di Kenya, terpaksa harus memakan serangga. Ia memanjat pohon untuk mengambil serangga-serangga itu. Kekeringan ini diduga awal dari dampak global warming.
Di sini tampak jelas pengaruh dari gambar terhadap keefektifan berita.

Citra Itu Penting

Perhatikan gambar tiga bocah ini. Apa berita yang cocok untuk gambar ini? Kalian pasti bisa membuatnya. Inilah kekuatan dari foto. Foto mampu menggugah kreatifitas kita untuk berpikir. Hal yang sebaliknya justru akan lebih sulit.

Ada Foto, Ada Pengalaman

Dengan adanya foto, pengalaman akan lebih terasa. Ambil contoh anda mendengar berita kodok yang saling bunuh dengan ular (tanpa ada foto ini). Kalian mungkin tidak terlalu berkesan dengan pengalaman dari informasi tekstual seperti itu.

Epilog
Dari uraian singkat di atas dapat saya simpulkan, bahwa antara jurnalistik dan fotografi memang saling melengkapi satu sama lain. Maka, mulailah menyampaikan informasi atau berita di sekitar kita dengan sebuah foto atau gambar.
Satu foto dapat mewakili seribu kata

Semoga melalui Physics Blog Competition 2009 oleh HIMASIKA ITS ini, kemampuan fotografi dan pemahaman tulis menulis saya bisa berkembang. Mohon kritik dan Sarannya. :)
Sumber Foto : National Geographic Best Photos
Jujur. Ketika saya membuat blog ini, saya sempat minder melihat blog-blog hebat dengan berbagai tulisan top mereka. Namun, anehnya, hal itu juga yang membuat saya termotivasi untuk merawat blog ini. Berikut adalah blog-blog yang berpengaruh di Indonesia menurut saya.

Priyadi.Net
Blog ini adalah salah satu favorit saya sejak SMA. Mas Priyadi ini sering disebut Bapak Blogger Indonesia. Tulisannya mudah dicerna, dengan beragam bidang atau aspek permasalahan. Beberapa postingan favorit saya adalah Ilusi Finansial, dan Ulang Tahun.

Raditya Dika
Namanya sudah tidak asing lagi. Hobinya menulis keseharian yang menghibur membawanya menjadi penulis laris dan pemain film sekaligus. Buku-bukunya lantas menjadi best seller. Semua dia awali dari blog. Saat ini memiliki website yang tetap aktif. Dan saya yakin, banyak blogger yang terinspirasi darinya. Termasuk saya. :)

Blog Bang Rohman
Blog ini juga sempat menjadi satu-satunya referensi saya dalam membangun Notepad. Tutorial blog yang ada di dalamnya cukup lengkap dengan pembahasan yang komprehensif.

Epilog
Mereka memulai menulis dengan semangat dan ketekunan. Menjadikan blog sebagai media untuk menuliskan pandangan mereka tentang dunia secara independen. Saya yakin, kita pun bisa mengikuti jejak mereka. Dengan kerja keras dan stimulus seperti Physics Blog Competition 2009 oleh HIMASIKA ITS atau kompetisi blog lainnya, kualitas blog dan kompetensi menulis kita pasti meningkat.
Setelah menulis postingan kaku sebelumnya, di sini saya mau bercerita sedikit tentang pengalamnya dengan sesuatu yang bernama Fisika. Saya sudah mengenal fisika sejak SD (hebat bukan?). Hal itu dikarenakan saya doyan membaca buku pelajaran kakak saya yang saat itu duduk di bangku SMP. Penulis pintar? Oh.. Tidak. Hanya ‘terlihat’ pintar dengan aktifitas itu. Karena tidak satupun konsep fisika saya pahami (jelas banget!). Seperti anak kecil lainnya yang tertarik pada buku hanya karena gambar-gambarnya. Ah.. Masa kecil kurang bahagia. Mestinya saya ditemani komik, bukan buku fisika.

Mencoba Bersahabat Dengannya
Sewaktu berganti seragan dari putih-merah ke putih-biru, first encounter dengan fisika pun terjadi. Mungkin tidak seperti siswa pada umumnya yang kaget dengan pelajaran ini, namun bagi saya fisika saat itu menantang. Penulis pintar? Sekali lagi tidak. Hanya saja belum bertemu watak fisika sebenarnya. Seterusnya, saya kesulitan juga mengikuti pelajaran yang identik dengan “menghapal rumus” ini.

Fisika SMA
Di dunia putih-abu, fisika bagi saya semakin sip saja (baca : sulit). Saya masih ingat pelajaran fisika pertama mengenai besaran dan dimensi. Haha. Betapa indahnya masa-masa awal itu. Namun seiring berjalannya waktu, penulis mulai kewalahan menghadapi materi-materi advance seperti Termodinamika, Fluida, Medan Magnet, dan sebagainya. Beruntung saat itu saya memiliki teman yang super duper jago fisika. Yang membuat saya survive di jurusan IPA.

Kuliah kok jadi Fisika DASAR?
Haha. Sempat terpikir begitu juga. Kenapa saat di perguruan tinggi malah ilmu dasar yang dipelajari? Ya. Kehadiran saya di ITS dalan naungan jurusan Teknik Industri mengharuskan saya berkutat (lagi) dengan fisika. Well, mengeluh bukan solusi. Perlahan saya sadari selama ini fisika itu sangat dekat dengan kita. Dan sebagai mahasiswa Teknik, kemampuan analisis di fisika juga diperlukan.

Fisika Dasar, Suka dan Duka
Matakuliah dengan ‘berat’ 3 SKS ini selalu menemani awal pekan penulis. TKP kuliahnya kadang berada di Jurusan Fisika ITS (FMIPA ITS). Mungkin satu hal yang membedakan fisika di sekolah dengan saat kuliah adalah konsep pemahamannya. Jika saat sekolah kita cenderung menggunakan rumus praktis, saat kuliah kita ditekankan untuk memahami logikanya. Banyak suka duka yang terjadi. Sukanya antara lain ketika dosennya, pak Asrori sibuk dan mengakhiri kuliah lebih awal. Dukanya ketika ada kuis mendadak. (haha.. mahasiswa banget). Atau mungkin suatu saat nanti kuis Fisdasnya diganti dengan membuat Physics Blog. Hmm.. Itu baru asik.

Epilog
Harus diakui, Fisika itu penting dalam kehidupan kita. Sekarang kita lihat perubahan dunia berkat ilmuan-ilmuan fisika seperti Newton dan Einstein. Tanpa fisika, mungkin kita masih hidup primitif, dan serba ribet. Jadi, mari kita mulai memberi apresiasi kepada salah satu bidang ilmu sains yang telah banyak memberi perubahan pada dunia ini.
Fisika for your life. Love it.
Salam Fisika!
Sewaktu mendaftarkan blog ini ke direktori blog seperi Technorati, atau Blog Catalog, kita mungkin diwajibkan untuk memilih kategori blog. Kategori blog seperti bisnis, personal, akademik, dan sebagainya, mungkin sudah umum di telinga kita. Namun menurut saya, perlu ada penambahan kategori baru, yakni kategori blondie (blog indie). Indie? Ya. Independen. Bukan hanya musik yang memiliki aliran indie. Seharusnya blog juga memilikinya. Lalu seperti apa konsep “si pirang” ini?

Tema
Setiap blog pasti memiliki tema dan segudang motif pemiliknya, yang menjadikannya roh blog tersebut. Ambil contoh, ada blogger yang murni memanfaatkan blognya sebagai mesin penghasil rupiah, atau sekedar penyalur hobi menulisnya. Ya. Itulah tema...

Musik Indie
Di sini ide gila tentang blondie lahir dari fenomena musik indie. Saya sendiri termasuk penggemar aliran musik ini. Mengapa indie? Musik indie itu bebas dan berwarna. Band-band indie juga banyak berkembang. Saat ini kompetisi band indie berjamuran. Salah satunya adalah L.A Lights Indiefest yang telah ‘meluluskan’ 3 generasi band indie hebat. Jika band dan dunia musik memilikinya, lalu mengapa tidak diterapkan saja pada blog?

Lirik yang Pedas dan Pas
Satu hal yang menjadi ciri khas dari band indie adalah lirik-lirik yang berani dan tidak jarang menyindir kondisi sosial saat ini. Efek Rumah Kaca contohnya, menyindir kondisi permusikan indonesia dengan lagunya Cinta Melulu. So, sesuatu yang berbau indie tidak selalu identik dengan ke-amatiran dan low quality. Salah satu lirik yang saat ini sedang saya gemari adalah lirik dari band Monkey to Millionaire yang berjudul Fakta Dan Citra


Akankah blog memiliki jiwa seperti itu?

Blog Indie, adakah?
Dunia musik sudah membuktikan betapa ke-independenan tidak menjadi hambatan atau batasan dalam berkarya. Seharusnya, blog juga harus memiliki sifat ini. Mungkin suatu saat nanti ada blog yang mau mengembangkan sisi ke-independenannya. Mampu membuat karya yang kritis dan mampu menggugah pikiran masyarakat yang dinamis. Ini dapat menjadi solusi website dan blog dalam memberikan kontribusi pemikiran terhadap permasalahan masyarakat.

Epilog
Blog sebagai media sudah sepatutnya memiliki aliran indie, yang tidak terpengaruh opini publik dan berisi pemikiran kritis. Kita sudah banyak mendengar dan membaca blog-blog major yang konvensional. Perlu ada penggebrak disini. Melalui Lomba-lomba blog seperti Physics Blog Competition 2009 oleh HIMASIKA ITS, diharapkan mampu menghasilkan penulis blog yang independen namun sesuai dalam koridor hukum dan etika berinternet.
Blondie? Siapa takut!?

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, sesuai dengan bidang ilmunya memang terdiri dari mahasiswa-mahasiswa Teknik yang punya analisa dan logika kuat. Jika kita kaitkan dengan kejurnalistikan mungkin terdengar asing bagi arek-arek ITS. Namun sebenarnya, jurnalistik lebih dari sekedar menulis, menjadi wartawan, atau rajin mengurus mading. Meskipun demikian, ITS sebagai pusat teknologi Indonesia Timur, memiliki mahasiswa yang tidak sekedar mampu beranalisis dan bermain dengan dunia eksak. ITS memiliki segudang potensi emas di bidang ini. Lalu seperti apa calon-calon insinyur ini dalam jurnalistik?

ITS
Menjadi pusat teknologi di Indonesia Timur, membuat ITS banyak diisi oleh sumber daya manusia yang tidak kalah bersaing dengan perguruan tinggi lainnya. Hal ini membuat ITS harus menyediakan segudang fasilitas bagi mereka. Sejauh ini, saya sebagai salah satu mahasiswa ITS melihat fasilitas yang tersedia di ITS terbilang cukup baik. Hampir semua aspek hobi dan minat memiliki fasilitasnya masing-masing.

Jurnalistik
Salah satu dari fasilitas tersebut adalah fasilitas kejurnalistikan. Dalam hal ini ITS memiliki banyak wadah, seperti ITS-One dan majalah masing-masing jurusan. Salah satunya adalah majalah Jurusan saya Teknik Industri, yakni TI Magz. Saya yakin setiap Himpunan Mahasiswa di ITS memberikan wadah untuk teman-teman yang ingin berkembang di bidang ini.

Manfaatnya?
Dalam pelatihan jurnalistik dasar di Teknik Industri pekan lalu, saya mendapat konklusi bahwa berkecimpung di dunia jurnalistik tidak hanya membuat kita jago berpikir kritis ato menulis. Namun lebih dari itu, kita belajar bagaimana berkomunikasi yang baik dan beretika. Dan juga menjadi salah satu pengabdian kita ke masyarakat dalam bentuk penyedia informasi independen yang kini dibutuhkan di tengah distorsi arus informasi.

Epilog
Seperti yang banyak dosen saya katakan, bahwa mahasiswa ITS itu sebenarnya memiliki kemampuan akademik yang baik (hard skills) namun lemah dalam hal komunikasi. Ya. Minat mahasiswa ITS masih kurang dalam bidang ini. Menurut saya, salah satu penyebabnya juga karena kurangnya apresiasi dari warga ITS. Saya bersyukur saat ini, apresiasi dan stimulus seperti lomba-lomba (termasuk Physics Blog Competition 2009 ini) mulai berjamuran di kampus perjuangan. Mungkin langkah yang diambil HIMASIKA ITS ini perlu menjadi contoh Himpunan Jurusan lain di ITS. Dengan hal-hal seperti ini, saya yakin mampu menjadi titik awal kebangkitan kejurnalistikan dan pengembangan kemampuan komunikasi arek-arek ITS.

Pernah gak kaliah berpikir untuk menghubungkan antara otak dengan komputer? Kita jadi lebih mudah untuk menyimpan file dan langsung bisa membacanya di otak. Hmm.. Jelas ini merupakan teknologi yang menarik. Namun apakah ini hanya harapan belaka? Sebuah penelitian di Utah, AS mencoba membuka jalan panjang ini.

Menghubungkan Otak Dengan Komputer
Penelitian yang dilakukan di Universitas Utah, Departemen Neurosurgery ini, bertujuan untuk menghubungkan otak pasien dengan komputer, sehingga nantinya pasien dapat mengendalikannya.

Konsep
Di sini, kawat mikro dari dua kabel hijau dan oranye dihunungkan dengan 16 eletroda mikro. Setiap elektroda tersebut dilapisi dengan silikon karet. Benda ini tidak melakukan penetrasi pada otak dan merupakan versi perbaikan dari konsep "neural interfaces" yang sebelumnya telah berhasil membuat seseorang menggerakkan kursor komputer.

Epilog
Semoga saja dengan usaha ini, perkembangan dunia kedokteran ndan biologi makin pesat. Dan dari segi fisika juga tidak boleh kalah. Jurusan Fisika ITS juga harus membuat inovasi-inovasi lainnya dan dapat dipublikasikan ke dalah blog fisika atau kerennya Physics Blog. :D
Sumber : PopScience
Wartawan. Apa yang ada di benak kalian ketika mendengar kata ini? Apakah seseorang dengan pakaian hitam, membawa tas, sebuah note, atau kadang dilengkapi dengan kamera? Ya. Kita memang sudah lama terjebak dalam paradigma seperti itu. Di tengah derasnya arus informasi dan teknologi dewasa ini, seharusnya pemahaman tentang wartawan bisa lebih luas dari itu.

Siapa Itu Wartawan?
Dari ensiklopedia online wikipedia, pengertian wartawan atau jurnalis adalah seorang yang melakukan jurnalisme, yaitu orang yang secara teratur menuliskan berita (berupa laporan) dan tulisannya dikirimkan/ dimuat di media massa secara teratur. Laporan ini lalu dapat dipublikasi dalam media massa, seperti koran, televisi, radio, majalah, film dokumentasi, dan internet. Wartawan mencari sumber mereka untuk ditulis dalam laporannya; dan mereka diharapkan untuk menulis laporan yang paling objektif dan tidak memiliki pandangan dari sudut tertentu untuk melayani masyarakat.

Wartawan itu..
Dari uraian wikipedia di atas, saya ingin menekankan "wartawan adalah orang yang secara teratur menuliskan berita". Ya. Apa bedanya dengan blogger? Blogger juga seseorang yang rutin menuliskan postingan bukan? Lalu apakah cerita pribadinya itu termasuk berita? Kenapa tidak? Mungkin kita kadang merasa tidak butuh dengan suatu postingan di blog seseorang. Namun, bisa jadi postingan tersebut sangat penting bagi orang lain. That's their real news.

Setengah Wartawan
Di era dengan kemajuan teknologi tanpa batas, dan internet yang semakin dikenal perlahan oleh seluruh lapisan masyarakat seperti ini, seharusnya menjadi lahan yang potensial untuk media penyampaian berita. Penetrasi internet di Indonesia kini telah mencapai 10,5% (atau sekitar 25 juta pengguna). Blogger sebagai user internet yang memiliki kapasitas untuk menulis lebih bebas, sangat potensial untuk menjadi "setengah wartawan".

Tidak Harus Formal
Setelah kita berbicara jauh mengenai berita, mungkin kita menganggap berita itu hanya kabar yang aktual dan faktual yang berisi informasi berat (hard news). Namun ternyata, masyarakat kini mulai bergeser minat ke arah soft news atau berita ringan. Apa bisa untung? Jawabannya bisa. Contoh sederhana adalah lahirnya penulis "berita" Raditya Dika yang sangat sukses dengan buku dan filmnya. Ia berangkat melalui blog. Siapa sangka catatan hariannya bisa menjadi "berita" yang sangat menjual.

Solusi Website Anda
Suatu permasalahan tentu seyogyanya diiringi dengan solusi. Solusi saya cukup sederhana, yakni mulai menggiatkan penulisan blog dan peningkatan apresiasi. Dengan begitu, setiap individu blogger tersebut dapat lebih semangat menulis, dan produktifitas tersebut tentunya memiliki korelasi dengan peningkatan kualitas kejurnalistikan mereka.

Epilog
Seperti harapan saya pada postingan sebelumnya, yakni suatu saat nanti blogger mampu menjadi wartawan yang up-to-date, dengan berbagai opini dan sudut pandangnya mengenai dunia.
NB : Dukukng terus Notepad dalam Physics Blog Competition 2009 by HIMASIKA (Himpunan Mahasiswa Fisika ITS)
Ketik "PBC HIMASIKA ITS NAMA No.ID(KTP/KTM/SIM)7". Kirim ke 0857 3060 2277

Masalah energi selalu menjadi pusat inovasi yang potensial. Selain karena pentingnya energi bagi manusia, sumber daya alam juga memeliki segudang potensial energi. Ada banyak alternatif ide-ide untuk membuat sebuah pembangkit listrik. Kali ini, saya mencoba mengangkat dua ide pembangkit listrik, yaitu pembangkit listrik tenaga osmosis dan pembangkit listrik dari urin sapi. Hmm.. penasaran? Let’s find out.

Pembangkit Listrik Tenaga Osmosis.
Kita semua mungkin sudah mengetahui konsep osmosis, yaitu perpindahan air melalui membran semi-permeabel dari bagian yang encer menuju bagian yang pekat (2009, Wikipedia). Uniknya, konsep ini mampu diterapkan oleh masyarakat Norwegia. Untuk soal pengembangan teknologi berbasis maritim, Norwegia memang tergolong cukup mumpuni. Alat ini dikatakan mampu memproduksi listrik sebesar 4 kilowatt per grid. Saat ini pembangkit listrik tersebut telah dibangun di kota Tofte.

How This Stuff Works?
Alat ini memisahkan air asin dan air laut ke dalam dua wadah berbeda yang dipisahkan oleh membran polymer. Membran ini hanya dapat dilalui oleh air biasa. Karena tingkat kepekatan air laut yang lebih tinggi, maka air akan berpindah ke bagian air laut dan menciptakan tekanan yang cukup untuk memutar turbin nantinya. Untuk zat sisa dari proses ini hanyalah air laut yang lebih asin.
Pembangkit listrik Tenaga Urin Sapi
Ide ini sebenarnya murni dari penulis sendiri, yang telah diangkat dalam Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) miliknya. Yah, walaupun belum berhasil mendapat juara di tingkat jurusan, tapi penulis berharap bisa lolos ke Dikti. Ok. Konsep pembangkit listrik ini sederhana. Hanya menggunakan proses elektrolisis untuk mengekstrak gas hidrogen dari urin, lalu dengan alat bernama fuel cell, gas hidrogen dikonversikan menjadi listrik.

Indonesia dan Listrik.
Saya pernah membaca berita tentang kerjasama Indonesia dengan Malaysia soal kelistrikan. Dalam berita itu, Malaysia direncanakan akan menyuplai listrik ke Indonesia. Padahal saat itu, lagi hubungan kedua negara sedang kurang baik. Saya sendiri miris jika Indonesia, negara dengan banyak sumber daya harus begitu. Ide dari negeri skandinavia itu bisa jadi inspirasi. Mereka memiliki potensi maritim yang masih kalah dengan kita. Seharusnya kita mampu lebih dari itu.

Epilog
Saya masih memimpikan Indonesia yang gagah di mata dunia suatu saat nanti. Indonesia punya potensi.
Yang menjadi pertanyaan saat ini adalah “kapan?”
Sumber : PopScience
Saya masih ingat jamannya TVRI jadi stasiun TV paling SETIA yang nyiarin berita, dengan acara dunia dalam berita-nya. Wuih. Setiap tu acara nongol musti suasana berasa serius. Gimana nggak? newsanchor-nya ngomong pasang tampang serius gitu. Gak peduli tu berita soal banjir, kasus pembunuhan, ato berita soal anggota DPR yg ketiduran waktu sidang (upsss) :)

Prolog
Pokoknya, saat itu namanya informasi selalu dikemas dengan kekakuan yang teramat dingin.
Gak heran sekarang yang namanya kebebasan beraspirasi dan berkarya itu menjadi booming. Dan bisa diakui, hal itu menumbuhkan jiwa kreatif masyarakat Indonesia yang lama tidur. Stasiun TV swasta menjamur, dengan setiap program beritanya masing-masing.

Namun seiring berjalannya waktu, kreatifitas dalam kebebasan ini menjadi menjemukan. Betapa tidak, mereka seakan berlomba-lomba dalam menyiarkan satu topik berita yang sama. Well, contoh simple aja, waktu berita bom di JW Marriot dan Ritz Charlton. Gila! Semua program berita pasti nyiarin berita ini yang sama. Dan ironisnya berita yang itu bertahan kokoh menjadi headline berminggu-minggu.

Kredibelitas dan ke-independen-an acara berita di stasiun TV juga meragukan. Contoh, berita penyergapan rumah oleh densus 88 yg videonya dikabarkan palsu. Well, di era seperti ini, manipulasi demi rating mungkin sudah wajar kali ya..

Solusi
Menurut pandangan saya, berita yg disampaikan secara independen dan langsung dari subjectnya.

Solusinya adalah menggunakan fasilitas blog. Blog mungkin bukan sesuatu yang baru. Tapi pemanfaatannya masih belum banyak. Saat ini, sosialisasi penggunaan blog harus tetap digalakkan. karena pada dasarnya setiap orang bisa menulis.
Dan menulis bukanlah suatu bakat
Blog? sebagian orang mungkin skeptis akan hal ini. Namun kita juga gak bisa nutup mata. Perkembangan internet, khususnya mobile internet sangat pesat di Indonesia. Ini menjadi indikasi, meningkatnya pengguna internet warga Indonesia.

Bagaimanapun juga, usaha untuk membangkitkan minat blogging telah dilakukan banyak pihak. Salah satunya dengan kompetisi blog. Beruntung saya mendapat kesempatan mengikuti Physics Blog Competition 2009 yang diadakan HIMASIKA ITS ini. Saya menjadi mampu mengembangkan kemampuan jurnalistik yang masih pas-pasan ini.

Epilog
Mungkin suatu saat nanti, ada masa ketika orang perlahan meninggalkan TV, dan beralih ke RSS Feed dari blog-blog favorit mereka untuk mendapatkan informasi.
NB : Kalo mau dukung, ketik "PBC HIMASIKA ITSNAMANo.ID(KTP/KTM/SIM)7. Kirim ke 0857 3060 2277

Apa jadinya ya kalo momond ikutan kompetisi blog? Haha.. Geje lah. Blog yang hampir berusia setaon ini baru pertama kalinya ikutan kompetisi blog! Well, emang baru dapet kesempatan aja pas kuliah. Kali ini, saya ikutan kompetisi blog "Physics Blog Competition 2009". Lho? kok fisika???? Lu kan anak TI mond?? Tenang.. Label physics tu karena yang punya acara himpunan mahasiswa jurusan fisika ITS (HIMASIKA ITS). Trus temanya apa? Temanya adalah... Blog sebagai media jurnalistik independent dalam penyampaian informasi yang berkualitas. Oke deh.. dukung Notepad ya supaya sukses!!

Kok Ikutan Lomba?
Pertanyaan yang konyol. Jawabannya sih simple, Saya pengen menang! Apalagi kompetisi yang melibatkan blog. Wuih.. Mubazir banget kalo kesempatan kayak gitu disia-siain kan?
Awalnya sih saya gak pede. Tapi saya teringat sama pujian temen-temen dulu, yang setia ngasi semangat. Sungguh kejam kalo saya gak menghargai apresiasi mereka. Wish me luck guys!

Tentang Tema
Menurut saya, temanya uda pas banget. Sekarang ini jiwa kejurnalistikan di ITS khususnya, kurang greget. Gak jauh-jauh deh.. Di jurusan saya, Teknik Industri aja gitu. Tapi alhamdulillah, dengan fasilitas seperti ini, saya yankin semangat itu pasti bakal berkembang pesat. Lalu kenapa blog? Yap! Blog is the right media! Karena di blog, kita bisa lebih apresiatif, blak-blakan, dan bebas dalam menulis. Hal-hal seperti ini yang nantinya membangun ke-independen-an seorang jurnalis. Seorang blogger juga bisa disebut jurnalis tanpa mereka sadari. Gak kayak jurnalis konvensional yang sekarang banyak kekurangannya. Terpengaruh kelompok kepentingan dan segala macem.

Blogger itu..
Harus berani. Kalo nulis di blog, gak boleh malu-malu. Ok lah ada etika yang membatasi kita, tapi dengan keberanian untuk menulis, pastilah hasilnya maksimal.
Harus sabar. Ini dia yang penting. Nge-blog gak segampang FB-an, Twitter-an, atoi Plurk-an. Selain harus sabar buat nyari ide, ngetik, dan menjalin networking, seorang blogger harus setia update. (halah.. padahal yang punya blog ini juga rajin ngilang! hehe)

Epilog
Well, doain aja saya bisa berkarya yang maksimal di kompetisi ini. makasi banyak buat HIMASIKA, dan makasi uda ramah nerima saya mendaftar di himpunannya, di lantai 2 gedung G. Saya bakal sering kesana kok, soalnya TPB Fisdas di theater B! Hehe.. Salam buat mas Sindu..
NB : Kalo mau dukung, ketik "PBC HIMASIKA ITSNAMANo.ID(KTP/KTM/SIM)7. Kirim ke 0857 3060 2277

3
Well, HI ALL! It's nice to meet you again. OK..OK.. Saya uda ngilang dari peredaran blogging cukup lamaaaaaaa... Simple aja sih alesannya. Gara-gara saya tu males mosting sibuk. SIBUK (satu keyword yang mungkin di 3 postingan terakhir selalu keluar).
Lha trus sekarang kok aktif lagi? Hehehe.. sebenernya ni gara-gara di kampus lagi berjamuran kompetisi blog. Yaaaa... Iseng aja mencoba nih.. Buat temen-temen yang tumban terdampar disini, yo wes tak jelasin ae deh sejarah singkat blog kategori SSS (Sangat Sangat Sederhana) ini. Let's find out..

Prolog : Sebuah Awal
Awal berdirinya momond.blogspot.com ini adalah ketika sang kreator, Rama "momond" P. Renspandy DISURUH buat blog oleh guru komputer SMA-nya tercinta, Mr. Rusdan. Ia memilih blogger ketimbang wordpress dengan alasan situs wordpress saat itu gak kuat dibuka dengan lancar di laptopnya yang notabene bersenjatakan koneksi IM2 yang dapet signal GPRS. (alasan yang konyol)

Tema
Gak kayak blog lain yang bisa memposisikan segmen blognya sehingga PAS banget ilmu SEO diterapkan di blognya, blog dengan judul Notepad ini gak punya basic theme tulisan. Awalnya, blog ini dipenuhi artikel-artikel fakta. Ini BUKAN disebabkan kreatornya yang BANYAK TAU. Tapi kebetulan aja, kreator punya buku tentang mitos dan fakta. Dan alhamdulillah, beberapa postingan dengan tema ini masih kontinu.

Refresh
Karena materi postingan yang makin sulit ditemukan di otak, beberapa postingan sempat (dan masih berlanjut) menyimpang. Kretor kadang membubuhi dengan postingan ala diary (cieeee...) di blog ini. Dan alhamdulillah tidak menghalangi blogger buat nge-follow blog ini. hehehe (pada kasian kali yaaa...)

Vakum
Semenjak masuk menjadi mahasiswa baru ITS Jurusan Teknik Industri, intensitas kreator sempat nihil. Well, kreator SANGAT AMAT ingin buat apdet. Tapi apa daya.. Yang namanya blogging butuh waktu yang gak dikit.

Ciri Khas
Ciri khas postingan di blog ini adalah sub-topic PROLOG dan EPILOG.. yup..(gak penting banget). Mungkin temen-temen bisa kasi kmentar tentang hal ini? Yang komen dapet hadiah deh!!! :)

Epilog
berhubung apdetan kali ini dilayangkan melalui PC Warnet deket kampus, maka dapat kreator simpulkan, cukup sekian dan terima kasih... Apdetan lainnya nyusul yo..
NB : Kuliah dapat menyebabkan stres, pusing, gila, dan gangguan lainnya..