Sepertinya, setiap orang yang membaca postingan ini pasti udah tau apa itu iPod. Terlebih para music freak yang sekaligus mengidap penyakit gila gadget. Dulu isu ini sempat terkenal banget. Saya sendiri sering menemuka thread di kaskus yang bahas soal ini. Well, sebenarnya apa jawaban dari ini? Sebelum kalian membuang iPod ke tempat sampah, baca dulu yuk...
Music and Loud
Sebelumnya kita sudah membahas soal suara dalam postingan ini. Sekarang masalahnya juga gak jauh beda dari itu. Kita akan bermain dengan suara. Well, selama berabad-abad, musik dan suara keras dikenal dapat menyebabkan hilangnya pendengaran. Hal itu terjadi karena rusaknya sel-sel rambut di kokhlea telinga bagian dalam. Sel-sel rambut inilah yang mengirim informasi suara ke otak.
Satuan Suara
Tidak hanya jarak, kecepatan, atau berat yang memiliki satuan. Suara juga memilikinya yang biasa kita sebut desibel (dB). Ini contoh beberapa tingkat suara :a. Bisikan 30 dB
What About iPod?
b. Percakapan normal 60 dB
c. Pengering rambut 90 dB
d. Bor tangan 98 dB
e. Gergaji listrik 110 dB
Well, sebenarnya sel-sel rambut dapat pulih dari kerusakan sementara, tetapi suara yang keras dapat merusaknya secara permanen. Batas resiko yang bisa diterima adalah 85 dB. Banyak kajian menelaah, bahwa masyarakat pada umumnya mendegar di bawah ambang tersebut. Contohnya kajian dalam International Journal of Audiology edisi April 2005, menelaah ambang itu berada pada level 79,8 dB.
So...
Sebenarnya, selama kita tidak mendengarnya terlalu keras dan tidak terlalu sering menggunakannya, sel-sel rambut kita tidak akan rusak. Salah satu alternatif lain adalah dengan mendengarkan via loudspeaker agar tingkat suara menurun (tidak langsung ke telinga). Ok?
Epilog
Well, begitulah teman-teman. Kalian gak perlu khawatir, cuma perlu waspada aja. Dan sebenarnya hal ini gak hanya iPod saja. Ini berlaku untuk semua perangkat musik, terutama yang menggunakan earphone. Namun, kedigdayaan iPod dalam ranah ini, membuat semua orang merasa mp3 player hanya iPod. Halah...
Sumber : Buku "Why Men Fall Asleep After Sex"
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)












.jpg)
6 komentar:
Wah ,, alhamdulillah ,, saya nggak punya ipod, dan jarang pake headset.. Jadi aman aman aja kan ...
Hheheh thanks tipsnya Bro .. :)
oh y,, bner g katanya sering make headset bisa merangsang timbuLnya bakteri di teLinga ??
yup, boleh pake ipod asal pemakaiannya wajar wajar aja. iya kan???
@putra : iya.. sama-sama
@unu : iya bener.. makanya jgn sering-sering pake..
@elsa : bener banget..
(bungkus ipod, trus dibuang)
hahaha......
sokmu caaaa.....
Poskan Komentar