Untuk alasan yang gak tentu, setiap postingan saya tentang tugas dan kegiatan kampus, diawali dengan judul “balada”. Meskipun kehidupan di sini gak semenarik belajar di luar negeri, tapi selalu ada kisah random yang bisa diceritakan. Kali ini kisah perdana dari semester genap, akan bertutur soal praktikum. Yap. My first praktikum at campus ever! :)
Practice it up!
Gila. Mungkin dengan satu kata itu sudah cukup mewakili semua cerita yang ada di praktikum matakuliah proses manufaktur malam itu. Awalnya, dari jadwal pukul 5 sore, kelompok 7 dan kelompok 8 beserta mahasiswa tambahan dari kelompok 6, memulai praktikum proses rolling dengan wajah ceria. Sesaat memasuki ruangan lab, suasana mulai gak enak. Lab dipenuhi ‘korban-korban’ praktikum yang bisa dikatakan ‘DYING TO GET AWAY FROM THIS LAB’.
Roll it out!
Well, semua tampak baik-baik saja, hingga kelompok kami mulai gagal, gagal, dan gagal. Oh iya, praktikum kami mengenai proses rolling. Intinya, logam sebagai bahannya di-roll sampai mengecil diameternya dan berbentuk kawat. ![]()
A : “coba hitung diameternya..”
Have mad go fun!
B : (dengan cepat menghitung) “diameter 0.502 cm!”
Anggota lainnya : (mencatat)
A : (langsung me-roll)
B : (serius)
A : “nih uda selesai. Cepet hitung”
B : (kembali menghitung dan...) “diameter 0.534 cm... lho??? Kok tambah gede??”
A : “hah?? Kok bisa??”
Anggota lainnya : (bengong)
Anggota lainnya : (mulai meninggalkan lab.)
Setelah beberapa insiden ajaib membesarnya diameter logam itu, ada secercah hidayah menaungi kelompok kami yang mulai sedikit kehilangan akal sehatnya. Ternyata ada kesalahan teknis yang fatal, yang membuat satu jam berlalu sia-sia. Parahnya, metode yang benar, sangat amat memakan waktu. Sehingga, praktikum yang normalnya 2 jam, jadi hampir 6 jam! Semakin malam, anak-anak mulai menunjukkan tanda-tanda menggila. Ada yang tiduran di lantai, ada yang nyanyi-nyanyi, ada yang autis sama alat-alat di lab serta hal-hal gila lainnya. Beberapa anak bahkan mulai untuk berfantasi bahwa mereka akan mengakhiri praktikum malam itu dengan solat subuh jamaah di lab. That’s so random. ![]()
Epilog
Sebelum keadaan makin hancur, dan kabur, salah satu mahasiswa stres itu malah mengambil bindernya, dan mulai menulis draft dari postingan ini. Sekarang tepat pukul 9.30. Ia mengakhiri tuliasannya dengan menguap selebar-lebarnya. *yawn
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)













8 komentar:
bener bener kesibukan anak kuliahan..
sy aja paling males kalo udah jam jam praktikum,
apalagi mesti nulis laporannya..
beerrr
Akhirnya selesei gak praktikumnyaa..?
@ iq
bener banget!!!
@ tyas
haha.. iya selesai juga jam 11 malam.
sedih bener... balada melulu
pindah jurusan aja...hehehe
Ini praktek ngapain sih? btw bang respan msuk jurusan paan? T.I-kah?
wow, kliatannya seru yah, smpe ada korban sgala
(liat doang seru)
Duh,
Ampe ada yang duduk songgo owang sambil merenungi nasib...Semangat dunk!
Ku cuma bisa ngasi dukungan sambil bilang kaciaaaaan! ^^
gak pernah update lagi mon???
ppodho wae kalih diriku.. hehe..
@ brainless : rolling gitu dep.. buat kawat.. aneh kan? iya TI..
@ nyiel : haha.. iya.. thx yo..
@ arfi : begitulan.. update sekali sebulan.. parah..
Poskan Komentar