Ini bukan cerita fiksi, ataupun sebuah metafora yang indah. Siapa yang gak kenal nyamuk? Serangga yang cukup populer dengan hisapan mautnya ini, memang terkenal. Manusia berlomba-lomba untuk menciptakan 'obat' buat mereka, bukan karena sakit. Tapi ingin dibunuh. Ironis. Lalu apa hubungannya dengan peluru dan lampu jalanan?
Kalian Tertipu
Yap. Sebenarnya tulisan ini tidak dibuat untuk menjelaskan korelasi antar ketiganya. Hanya saja, penulis cukup iseng (baca: kehabisan ide) untuk membuat judul postingan yang menarik. Well, dikesempatan kali ini, saya, blogger musiman yang kadang muncul kadang ngilang, mau membahas tentang tiga hal ini. Meskipun sekali lagi, tidak berhubungan (baca: gak nyambung).
Nyamuk, Manfaatnya?
Serangga imut nan menyebalkan ini sudah akrab dengan kita. Bahkan sejak bayi, hewan dengan moncong tajam ini sudah setia menghisap darah kita. Yeah, that's suck. Padahal, nyamuk aslinya penghisap nektar bunga lho. Nyamuk membutuhkan darah untuk mendapatkan protein dari darah kita agar telur mereka bisa hidup. Yap. Yang doyan gigit kita adalah nyamuk betina.
Fakta Nyamuk
Berikut adalah sedikit tentang nyamuk :a. Nyamuk lebih suka darah kerbau atau sapi ketimbang darah manusia. Hanya saja, karena lebih sering ketemu manusia, mereka terpaksa menghisap darah kita.
b. Nyamuk tertarik pada aroma keringat, parfum, darah yang asam, dan mengandung banyak kolesterol (LDL). Mereka punya sensor yang canggih untuk memindah tubuh kita. So, hati-hati aja.
c. Nyamuk mengeluarkan zat anti pembekuan darah setiap menghisap darah kita. Zat tersebut dikenali sebagai zat asing oleh tubuh kita. Sehingga timbul rasa gatal.
Nasibmu Nyamuk
Kalian kesel dengan nyamuk? Tenang saja. Sekumpulan peneliti dari Oxford, telah melakukan uji coba untuk menurunkan tingkat populasi nyamuk. Jadi, pada bulan Mei hingga Oktober lalu, mereka melepaskan nyamuk jantan yang telah disterilkan ke alam. Nyamuk hasil modifikasi itu tidak dapat ber-reproduksi. Hasilnya mengejutkan. Ternyata, populasi nyamuk di daerah itu menuruh hingga 80%!
Peluru
Beralih ke peluru, kita bakal ngomongin sedikit fakta tenatng benda imut ini. Tahukah kamu, sebuah peluru berkecepatan 110 km/jam dapat menembus kulit serta daging kita. Apabila kecepatannya dilipat-gandakan, maka peluru tersebut dapat menembus tulang.
Lampu Jalan
Bete gak kalo liat lampu jalan yang masih menyala di pagi hari? Padahal listrik yang digunakan kan tidak kecil. Nah, kali ini ada ide cemerlang dari peneliti di Taiwan yang berencana meletakkan nanopartikel yang dapat bercahaya di pohon-pohon di pinggir jalan. Jadi, pohon-pohon tersebut dapat bertindak layaknya lampu jalanan.
Uniknya, para peniliti ingin membuat nanopartikel berwarna emas ini bekerja se-efisien LED. Selain menghemat listrik, cahaya dari nanopartikel ini dapat membantu daun untuk tetap berfotosintesis pada malam hari. Amazing!
Epilog
Dengan sains, segalanya jadi mudah, aneh, dan unik sekaligus. Do you like science guys?
Sumber : Popsci.com
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)












10 komentar:
Setuju itu serangga imut yang menyebalkan..
Jadi tambah nih tato gara-gara si nyamuk-nyamuk nakal :(
aku baca blog ini sambil garuk2
hahahaha
lama bgt update bang
kuliah menyiksa (banget)-kah?
jadi pengen buat judul postingan ky gini..
"antara nyamuk dan bom atom"
satu lagi manfaat nyamuk..
nyamuk bisa ngebangunin kita buat sholat tahajud..:)
Jadi tambah nih tato gara-gara si nyamuk-nyamuk nakal
Suljevi
operacija suljeva
gan thank you good info blog articles and quality, your articles are very helpful. greetings and salutations bloggers has succeeded from the blog
sprei
bedcover
bed cover
blogwalking sambil ajak tukerann link, ini blog nya http://blog.umy.ac.id/ghea . terima kasih sebelumnya
thnks infonya sob..
jadi tau lebih ttg nyamuk ..
btw tukeran link dong sob
http://bennyantoni.blogspot.com/
aku uda masukin link blog sobat di blog aku ... "Notepad"
silahkan di cek
Akhirnya update juga mas blognya :D kunjungan baliknya yaaa
dirumahku banyak banget nyamuknya, banget-banget dech.
Poskan Komentar